Tag: flp pamekasan

  • Milad ke-26 FLP, Ranting Banyuanyar Gelar Talkshow Kepenulisan

    Milad ke-26 FLP, Ranting Banyuanyar Gelar Talkshow Kepenulisan

    Forum Lingkar Pena (FLP) Ranting Banyuanyar menyelenggarakan gelar wicara kepenulisan dalam rangka Milad ke-26 FLP, Rabu (22/2/2023), di aula Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan. Gelar wicara bertema Menulis untuk Peradaban, Menulis untuk Keabadian itu menghadirkan Ketua FLP Wilayah Jawa Timur Muchlisin BK sebagai pembicara.

    Dalam sambutannya, Pembina FLP Ranting Banyuanyar Jalaluddin menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua FLP Jatim di Ranting Banyuanyar. Bendahara Pengurus Pesantren Darul Ulum Ustadz Baidlowi yang menyampaikan sambutan berikutnya mengingatkan agar para santri mencatat setiap ilmu yang mereka dapatkan, termasuk dalam gelar wicara ini.

    “Setelah mencatat kemudian menghafalkan, lalu mengamalkan dan mendakwahkan,” terang Ustadz Baidlowi.

    Sambutan utama disampaikan langsung oleh Ketua Pengurus Pesantren Darul Ulum KH. Kholil Asy’ari. Kiai Kholil menegaskan pentingnya FLP di pesantren karena ayat yang pertama turun adalah iqra’.

    “Seandainya ayat pertama yang turun adalah idrib, tidak harus ada FLP. Yang harus ada adalah sasana. Tempat berlatih tinju dan tukang pukul,” tandasnya. Lebih jauh, Kiai Kholil juga mengingatkan santri untuk bersemangat menjadi penulis karena surat berikutnya yang turun kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Al-Qalam.

    Usai sambutan, Ketua Pengurus Pesantren Darul Ulum beserta Ketua FLP Wilayah Jawa Timur, Pegurus FLP Cabang Pamekasan, dan Pembina FLP Ranting Banyuanyar naik ke panggung untuk memotong kue sebagai simbol tasyakuran milad ke-26 FLP.

    Muchlisin BK mengisi gelar wicara di FLP Banyuanyar

    Muchlisin BK menyampaikan pemaparannya secara interaktif. Ia bertanya kepada peserta apakah menulis itu sulit atau mudah. Ia juga mengajak peserta untuk melakukan simulasi yang menunjukkan bahwa menulis itu mudah. Peserta diminta membuat satu kalimat dari gambar yang ditampilkan di layar. Lalu peserta berikutnya diminta membuat kalimat lanjutannya. Pada simulasi berikutnya, peserta diminta merangkai kalimat dari kata yang tertera di layar.

    Penulis enam buku solo dan 1.000 lebih artikel itu lantas menjelaskan mengapa harus menulis dan apa saja manfaat menulis. Dengan pendekatan dua arah, lebih dari 80 peserta tampak antusias dan terlibat langsung dengan materi yang disampaikan. Termasuk saat simulasi ketiga, menyusun ide menjadi cerita.

    Antusiasme peserta juga tampak dari sesi diskusi. Beberapa peserta menanyakan terkait bagaimana mengembangkan ide, bertahan dengan tulisan atau beralih ke video, dan bagaimana mendapatkan modal untuk memulai writerpreneur sebagaimana tema Milad ke-26 FLP.

    FLP Banyuanyar

    Di akhir acara, FLP Ranting Banyuanyar menyerahkan hadiah lomba literasi kepada para pemenang. FLP Ranting Banyuanyar menyelenggarakan berbagai lomba dalam rangka menyambut Milad ke-26 FLP. Mulai dari lomba menulis cerpen, lomba puisi, hingga lomba kuliner. [MSN/FLP]

  • Milad ke-26 FLP, Ranting Semar Putri Gelar Talkshow dan Lomba Literasi

    Milad ke-26 FLP, Ranting Semar Putri Gelar Talkshow dan Lomba Literasi

    Ratusan santriwati duduk rapi di aula Pesantren Nurul Islam Semar Putri. Sebagiannya terpaksa di luar, bahkan rela berdiri. Sebab kapasitas aula tidak cukup menampung semua peserta. Di atas panggung, terpajang spanduk besar bertuliskan “Sharing Session Gebyar Milad ke-26 Forum Lingkar Pena dan ke-6 FLP Ranting Semar.”

    Ya, mereka antusias mengikuti Gebyar Milad ke-26 FLP dan milad ke-6 FLP Ranting Semar Putri yang menghadirkan Ketua FLP Wilayah Jawa Timur sebagai pemateri.

    Acara yang digelar pada malam 22 Februari 2023 ini dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan salawat Nabi. Yang luar biasa, mars FLP dibawakan secara kolosal oleh 40 anggota FLP Ranting Semar dengan dirangkai yel-yel dan jingle FLP Ranting Semar.

    Dalam sambutannya, Pembina FLP Ranting Semar Ustadz Imamuddin menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang. Sebagai pembina, ia salut dengan soliditas dan solidaritas FLP Ranting Semar termasuk saat menyiapkan acara gebyar milad tersebut. Pengurus Pondok Pesantren Nurul Islam ini juga mengingatkan anggota FLP untuk terus menjaga keikhlasan.

    “Jika kita tidak ikhlas, semua perjuangan kita akan sia-sia. Sebaliknya, jika kita ikhlas, dakwah pena ini akan menjadi amal jariyah bagi kita,” kata Ustadz Imamuddin.

    Ketua FLP Pamekasan periode 2021-2023 Sirajul Munir menambahkan bahwa FLP ibarat istri yang harus dijaga dan dicintai.

    “FLP itu ibarat istri. Kita harus menjaganya, mencintainya, menafkahinya. Maka, tunjukkan perjuangan kita dalam dakwah literasi di FLP ini,” ujar Sirajul Munir dalam sambutannya.

    Acara inti berupa sharing session disampaikan oleh Ketua FLP Wilayah Jawa Timur Muchlisin BK. Penulis asal Gresik ini menjelaskan bahwa menulis memiliki banyak manfaat. Antara lain sebagai nasyrul fikrah atau transformasi nilai. Menulis adalah sarana efektif menyebarkan ide, gagasan, dan pencerahan. Kelebihan menulis dibandingkan dengan penuturan lisan, tulisan bisa lintas ruang dan waktu. Tulisan baik buku maupun digital bisa menjangkau pembaca tanpa dibatasi teritori, bahkan bisa lintas generasi.

    Kedua, tanmiyatul kafa’ah. Muchlisin menjelaskan bahwa menulis bisa merupakan pengembangan potensi. Saat dan setelah menulis, seseorang akan merasakan kebahagiaan. Banyak penelitian membuktikan bahwa menulis bisa menurunkan depresi. Ia juga banyak dipakai psikolog sebagai terapi.

    Ketiga, kasbul maisyah. Menulis bisa menjadi sumber penghasilan. Baik berupa royalti, honor dari media, maupun berbagai bentuk penghasilan lainnya. Apalagi jika anggota FLP menjadi writerpreneur seperti tema Milad ke-26 FLP.

    “Yang paling utama, sebagaimana Ustadz Imamuddin sampaikan tadi, niat kita harus ikhlas. Kita menulis sebagai bentuk dakwah kita mengharap rida Allah dan rahmat-Nya. Dengan niat lillah, lelah kita akan berkah dan ujungnya adalah jannah,” tandas penulis enam buku solo dan 1.000 lebih artikel ini.

    FLP Ranting Semar
    Ketua FLP Ranting Semar Uswatun Hasanah menyerahkan kenang-kenangan kepada Ketua FLP Jawa Timur Muchlisin BK

    Usai diskusi hangat dengan beberapa pertanyaan antusias peserta, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue milad. Lantas pembacaan puisi oleh anggota FLP Ranting Semar yang meraih juara lomba baca puisi tingkat nasional.

    Di pengujung acara, FLP Ranting Semar menyerahkan hadiah kepada juara lomba menulis cerpen, lomba menulis puisi, dan beragam lomba lainnya. Lomba-lomba itu digelar sebelum hari-H dalam rangka menyambut Milad ke-26 FLP dan Milad ke-6 FLP Ranting Semar. Luar biasa! [MBK/FLP]

  • Muscab ke-7 FLP Pamekasan, Hendra Terpilih Jadi Ketua Cabang

    Muscab ke-7 FLP Pamekasan, Hendra Terpilih Jadi Ketua Cabang

    Forum Lingkar Pena (FLP) Pamekasan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-7 pada Selasa, 21 Februari 2023, di Puncak Ratu, Pegantenan, Pamekasan. Puluhan anggota dari Cabang dan Ranting hadir pada forum pengambilan keputusan tertinggi Cabang yang dihelat di tempat wisata tersebut. Antara lain Ranting Banyuanyar Putra, Ranting Semar Putri, dan Ranting Al-Mujtama’.

    Sedangkan dari FLP Wilayah Jawa Timur, hadir Ketua Wilayah Muchlisin BK, Wakil Ketua Chairi Sulaiman, Koordinator Divisi Kaderisasi Novi Larasati, dan Koordinator Divisi Karya Niswahikmah.

    Selain agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus FLP Pamekasan periode 2021-2023 dan pemilihan Ketua FLP Pamekasan periode 2023-2025, Muscab itu sekaligus dirangkai dengan peringatan milad ke-26 FLP dan gelar wicara (talkshow) kepenulisan.

    Dalam sambutannya, Ketua FLP Pamekasan periode 2021-2023 Sirajul Munir, mengucapkan terima kasih kepada pengurus wilayah, pengurus cabang, serta pengurus ranting yang hadir dan telah memberikan dukungan selama periode kepengurannya.

    “Ada program-program yang sudah berjalan dan ada yang masih terkendala. Semoga program yang baik bisa dilanjutkan dan kekurangan yang ada bisa diperbaiki oleh kepengurusan berikutnya,” kata penulis yang juga pengajar di Pesantren Darul Ulum Banyuanyar ini.

    Secara mufakat, Muscab menerima LPJ kepengurusan FLP Pamekasan periode 2021-2023. Muscab juga sepakat memilih A. Hendra Purnomo sebagai Ketua FLP Pamekasan periode 2023-2025.

    “Mohon doanya, semoga Allah menguatkan saya dalam menjalankan amanah ini,” kata Hendra. Ia sempat terkejut saat Ketua Wilayah memberikan plakat ucapan selamat yang sudah bertuliskan namanya.

    A Hendra Purnomo Ketua FLP Pamekasan 2021-2023

    Usai pemilihan ketua, Muscab dilanjutkan dengan resepsi Milad ke-26 FLP. Momen ini menjadi meriah karena pembawa acara memanggil istri Ketua Wilayah untuk memotong kue dan menyuapkan kepada suaminya.

    Gelar Wicara bertema Menulis untuk Kesehatan Mental dan Finansial menjadi agenda terakhir dalam rangkaian acara pagi hingga siang itu. Muchlisin memaparkan beberapa penelitian yang membuktikan bahwa menulis dapat meningkatkan kebahagiaan dan membantu menurunkan tekanan mental.

    “Penelitian yang dipublikasikan di jurnal JMIR Mental Health pada 2018 juga membuktikan hal itu. Peneliti meminta 70 orang dewasa dengan berbagai kondisi medis dan kecemasan untuk menulis selama 15 menit, 3 hari seminggu sepanjang 12 minggu. Hasilnya, kebahagiaan mereka meningkat dan depresi terus menurun,” kata penulis enam buku solo dan 1.000 lebih artikel ini.

    Menulis, menurutnya, juga bisa meningkatkan kesehatan finansial. Bukan hanya penulis besar seperti Habiburrahman el Shirazy yang royalti satu novelnya bisa mencapai nominal milyaran, ia sendiri juga membuktikan bahwa menulis bisa mendatangkan cuan. Muchlisin menceritakan, penghasilan dari menulis merupakan salah satu faktor penguat sehingga ia berani resign dari profesinya sebagai PNS pada 2015.

    “Inilah yang menjadi salah satu fokus FLP saat ini sehingga Milad ke-26 FLP mengambil tema Writerpreneur dan Kemandirian Finansial Penulis. Ini juga yang menjadi misi keempat FLP: memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi penulis,” tandasnya. []