Puisi – Puisi

41

Rusuh

Seribu kata, terkunci dalam tembok

Tiada asa, hanya permainan harapan

Para penipu mengaku juru selamat

Manis ucapannya, pahit kenyataannya

Harapan adalah munajat bagi yang taat

Harapan hanya alat kuasa bagi penjahat

Tetaplah menjadi baik di tengah kerusuhan

Karena tiada yang menolong kecuali diri sendiri

Hati-hati akan masa itu, masa suram bagi orang baik

Tetaplah bersatu dalam perpecahan

Sebab penipu, suka akan perpecahan

Sebab perpecahan adalah harta tambang bagi sang lalim.

Sidoarjo, 28 Juli 2022

Bayangan

Semua orang menjadi bintang terang

Tapi tak ada yang menjadi gelap malam

Saling sikut dan guna singkirkan terang lainnya

Sirna, tak ada manfaat bagi sesama

Tiada lagi rasi dan mentari

Hanya ada ledakan dan hantaman

Kelak semua akan kembali dalam bayangan

Berlindung dari panas seribu bintang

***

Jadilah gelap malam walau harus dimusuhi oleh terang

Tak selamanya gelap itu petaka, tak selamanya terang itu pencerahan

Sebab gelap yang tulus menjadi bijak

Sebab terang yang sombong menjadi lalim

Semua akan kembali setara dalam harmoni semesta

Terang menggempur gelap, gelap menghajar tenag

Selaras agar tetap berjalan

Sidoarjo, 28 Juli 2022

Konten sebelumnyaTiap generasi punya caranya sendiri
Konten berikutnyaPuisi – puisi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini