Beranda Berita FLP Suksesi Tanpa Drama Muscab FLP Sidoarjo

Suksesi Tanpa Drama Muscab FLP Sidoarjo

14
Muscab FLP Sidoarjo

Dalam setiap suksesi kepemimpinan organisasi, dinamika adalah hal yang tak terelakkan. Begitu pula yang terjadi di Forum Lingkar Pena Cabang Sidoarjo pada Ahad, 8 Februari 2026 di Rumah Budaya Malik Ibrahim Sidoarjo. Namun menariknya, pergantian tampuk kepemimpinan kali ini berlangsung tanpa drama berkepanjangan. Musyawarah Cabang (Muscab) berjalan guyub, rukun, dan penuh semangat kebersamaan.

Pertanggungjawaban dengan Penuh Keyakinan

Ketua FLP Sidoarjo periode 2024–2026, Niswah Hikmah, menyampaikan laporan pertanggungjawaban di hadapan para pengurus demisioner dan anggota dengan penuh percaya diri. Ia memaparkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama dua tahun kepemimpinannya.
Memimpin organisasi tentu bukan perkara mudah. Ada suka dan duka yang menyertai. Pasang surut keaktifan anggota menjadi tantangan tersendiri. Apalagi sebagian besar anggota FLP Sidoarjo adalah para pekerja yang harus membagi waktu antara aktivitas profesional dan organisasi.
Mengajak anggota untuk tetap aktif bukanlah hal sederhana. Loyalitas benar-benar diuji di sini. Tak jarang, kegiatan hanya diikuti oleh segelintir anggota yang konsisten hadir.

Tantangan untuk Ketua Terpilih

Kini estafet kepemimpinan beralih kepada Donny Anggono. Tantangan besar sudah menanti: merangkul kembali anggota yang lama tidak aktif dan membangkitkan semangat kebersamaan.
Tanpa banyak retorika, dalam pidato perdananya ia menegaskan bahwa FLP Sidoarjo harus tetap berjalan mengikuti perkembangan dunia kepenulisan. Ia juga menyampaikan sejumlah rencana baru yang belum pernah direalisasikan oleh kepengurusan sebelumnya—sebuah visi besar yang siap diwujudkan bersama.
Semangat “Berbakti, Berkarya, dan Berarti” pun mulai digaungkan.

Inaugurasi dan Launching Buku

Momentum suksesi Muscab ini semakin bermakna dengan launching buku berjudul Kota Tanpa Dinding; Fragmen Sunyi dari Sidoarjo. Buku ini menjadi bukti bahwa semangat menulis di FLP Sidoarjo tetap menyala.
Karya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara anggota lama dan anggota baru yang bergabung melalui open recruitment tahun 2025. Melahirkan buku bersama adalah wujud nyata eksistensi organisasi kepenulisan: bukan sekadar berkumpul, tetapi juga berkarya.
Acara ini sekaligus menjadi momen pelantikan resmi bagi anggota baru yang kini menjadi bagian dari keluarga besar FLP Sidoarjo.

Apresiasi untuk Anggota Berprestasi

Perjalanan panjang FLP Sidoarjo tentu tak melupakan para anggota yang telah menorehkan prestasi. Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan kepada anggota yang aktif dan berkontribusi. Apresiasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh anggota untuk terus berkarya dan berorganisasi secara aktif.

Dukungan dan Harapan ke Depan

Kehadiran Ketua Wilayah Jawa Timur, Ika Safitri, serta perwakilan BPP dari Divisi Kaderisasi, Novi Larasati, dalam Muscab ini turut menambah semangat dan optimisme. Dukungan dari wilayah dan pusat menjadi energi positif bagi FLP Sidoarjo untuk terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas.
Dalam setiap organisasi, persoalan internal pasti ada. Namun yang terpenting bukan pada ada atau tidaknya masalah, melainkan bagaimana sikap dalam menyikapinya. Dengan kebersamaan, komunikasi yang sehat, dan komitmen untuk terus berkarya, FLP Sidoarjo diharapkan mampu melangkah lebih mantap ke depan.
Suksesi telah berlangsung. Semangat telah digaungkan. Kini saatnya melangkah bersama—berbakti, berkarya, dan menjadi berarti.

Konten sebelumnyaPesan Tarhib Ramadan FLP Malang: Jauhkan Provokasi dalam Tulisan
Konten berikutnyaMengakali Tuhan: Kisah Hari Sabtu dan Mentalitas Celah Hukum Ala Bani Israil

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini